banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250

TKG Terpecil Nias Barat TA 2021 Cawu IV, Baru Masuk Di P-APBD 2022

  • Bagikan

 

Nias Barat – Tunjangan Khusus Guru terpecil (TKG) TA 2021 untuk PNS dan Non PNS di Seluruh Wilayan Nias Barat Sumatera Utara Cawu IV dari APBN, Pemerintah Nias Barat masih belum salurkan ke reening penerima manfaat. Padahal presiden Republik Indonesia mengupayakan kesejahteraan Guru-guru di seluruh Indonesia, dan Daerah tertinggal supaya Guru tersebut semangat dan giat mengajari anak-anak baik  SD maupun SMP agar menjadi generasi emas penerus Bangsa.

Tapi anehnya di pemerintahan Nias Barat itu, tunjangan Khusus Guru Terpecil Tahun Anggaran 2021 Cawu IV melalui Dinas Pendidikan belum juga dibayarkan untuk penerima manfaat, menurut keterangan Kadis Pendidikan Nias Barat, Hadrianus Hia, Kepada awak media, ” Dananya sudah ada tapi belum masuk di DPA.” Katanya kadis pendidikan Nias Barat.

Berbeda dengan keterangn salah satu Pejabat Nias Barat yang tidak ingin di Sebut namanya mengatakan bahwa,  ” Yang sudah masuk di DPA itu adalah Anggaran Berkenaan satu Tahun.” Katanya.

Begitu pula halnya Kaban PKP-AD Nias Barat menambahkan, ” Anggaran sudah ada, tapi kami dari PKP-AD pernah menyampaikan ke Dinas pendidikan Untuk di salurkan Dana Tersebut ke peneriman manfaat, dan kami dari PKP-AD tidak tau alasan apa dinas pendidikan tidak menyalurkannya.” Ungkapnya.

Sementara itu, Ketua LSM KPK RI kabupaten Nias Barat, Peringatan Gulo, Menegaskan dalam pernyataan bahwa, ” Kadis Pendidikan dengan Kaban keuangan Nias Barat itu ada Indikasi dan kecurigaan dugaan Korupsi Atau penyalahgunaan Jabatan, Dikarenakan realisasi penyaluran Dana Tunjangan Khusus Guru Terpecil itu (TKG) Nias Barat Anggaran tahun 2021 tersebut 96,6.% (persen) sedangkan yang menerima TKG itu berjumlah 623 orang.” Jelas Peringatan Gulo

Lebih lanjut peringatan Gulo menyampaikan, ” kalau kita sandingkan dengan Laporan Hasil Badan Pemeriksaan keuangan RI perwakilan Sumatera Utara (BPK RI ), Tidak ada temuan terkait Dana Tunjangan Khusus Guru Terpecil (TKG) Anggaran 2021. Otomatis BPK menyampaikan Ke dinas pendidikan Nias Barat agar  dibayarkan TKG itu atau di kembalikan Ke RKUD Nias Barat.” Lanjutnya.

” Namun Kadis pendidikan sekarang Bilang Baru dibahas di P-APBD 2022 ini, itu tidak  masuk akal, Kok baru di P-APBD kan sementara anggaran sudah ada.” Ungkap peringata Gulo.

Hal berbeda juga diampaikan Ketua DPRD Nias Barat, Evolut Zebua,  ke awak media Blbahwa, TKG itu sudah di Silfakan, dan menurut salah satu tokoh Pemerintahan yang tidak ingin disebut namanya mengatakan bahwa, ” Silfa Itu adalah sisa dana pembelian barang dan jasa,  Dana kelebihan pembelanjaan dan tunjangan Khusus Guru Terpecil (TKG) itu kan sudah jelas orangnya yang menerima.” Bebernya.

” Kami mohon kepada Pemerintah Nias Barat supaya kami masyarakat Nias Barat ini jangan ditambah bodoh, seharusnya hak Guru-guru itu dibayarkanlah.” Harapnya.

” Kami harap juga aparat penegak Hukum agar diproses sesuai Hukum Undang-undang No 31 tahun 1999 yang telah di ubah no. 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.” Tutupnya.

(Sabar Halawa)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *