banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250

Pemkab Gayo Lues Aktifkan Kembali BLK dan Pos Pemantau Covid

  • Bagikan


Gayo Lues, Infogayo | Pemerintah kabupaten Gayo Lues aktifkan kembali gedung BLK ( Balai Lantihan Kerja ) sebagai tempat perawatan bagi Pasien terpapar virus corona. Selain itu permkab Galus juga mengaktifkan seluruh Pos pemantau Covid baik yang ada di desa –desa dan juga yang ada di perbatasan dan terminal kota Blangkejeren. Hal tersebut di sampaikan Bupati Gayo lues H Muhammad Amru mengakhiri rapat lanjutan usai melakukan Video Konfrens dengan Gubenur Aceh pada kamis 29/04/21

Acara dihadiri Forkompimda Wakil Bupati Sekda dan jajaran Dinas terkait

Gedung yang sebelumnya sebagai tempat perawatan pasien terpapar covid 19 pada awal serangan covid pada tahun 2019 yang lalu namun pada akhir tahun 2020 lalu ditutup karena Covid dianggap sudah mulai mereda. Namun dengan adanya lonjakan serangan Covid dan tidak mencukupinya ruang pinere Bupati minta agar BLK kembali diaktifkan sebagai tempat perawatan Covid -19. Hal tersebut untuk mengantisivasi lonjakan pasien Covid -19 di Gayo Lues yang lebih besar lagi.

Amru juga memintah agar semua posko pemantau covid di desa –desa diaktifkan serta sarananya juga dilengkapi. Libatkan semua unsur di desa mulai dari Babinsa, Babinkamtibmas dan petugas kesehatan agar posko bisa lebih afektif lagi. Selain Posko desa Posko pemantau mudik lebaran juga akan didirikan disetiap perbatasan , kota dan di terminal kota Blangkejeren

dalam meminimalisir penyebaran Covid-19 Pemerintah Daerah akan meningkatkan sosialisasi protokol kesehatan ke tengah masyarakat, yang melibatkan Ustad Ulamah para Tgk baik melalui selebaran , Baliho maupun di Medsos dan melalui Cerama dimasjid-masjid.

Pada kesempatan tersebut Direktur RSUD dr. Mutia Fitri memintah agar dibentuk kembali tim penangan Covid-19. agar untuk meringankan kerja dalam penangan Covid-19 di Gayo Lues. Mengingat tim yang ada sudah tidak aktife.

Dr. Mutia juga keluhkan SDM di Pinere . selama ini perawat terbanyak masih berstatus honor hingga belum dapat dimaksimalkan dalam melayani pasien mengingat honornya belum bisa ditambah. Dokter yang ada sudah banyak yang terjangkit Covid-19. Dr. Mutia juga berharap agar bupati bisa merekomnedasikan intesif para dokter dari pusat dalam penangan covid-19 yang belum di bayar sampai saat ini.

Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syaputra Bustaman SIK berharap Dukungan pemrintah dalam pendirian posko perbatasan di kota Blangkejeren dan di terminal kota . Dalam pemantauan mudik bukan saja tanggung jawab Polri tetapi juga menjadi tanggung jawab Pemda. Posko akan segera didirikan untuk memantau arus mudik baik yang datang maupun yang akan pergi keluar daerah ( yud)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *