banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250

Para Ustad Diminta Ikut Sosialisasikan Bahaya Covid di Tengah Masyarakat

  • Bagikan


Gayo Lues, Infogayo | Semakin bertambahnya masyarakat Gayo Lues yang positive terjangkit Covid-19 dan juga meninggal akibat Covid mencapai 16 orang lebih. Para Ustad di Gayo Lues khusunya masyarakat dimintah untuk mensosialsiasikan Protokel kesehatan dan Bahaya Covid-19 ketengah masyarakat. Hal Tersebut disampaikan Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani usai melakukan pertemuan dengan para ulamah di Off Room Setdakab Gayo Lues pada Senin 03/04/21

Lebih lanjut Said mengatakan sosialisasi Protokol kesehatan untuk mengantiaisfiasi penyebaran Covid di tengah masyarakat desa sangat efektife dilakukan oleh para ulamah. Apalagi pada bulan Ramadhan para ulama langsung terjun ke masjid–masjid untuk melakukan ceramah agama. Cerama ustad akan lebih efektive langsung ke masyarakat.

Para ulama diharapk bisa menyampaikan bagaimana menjaga protokol kesehatan dengan melaksanakan 3 M , Memakai masker, Menjaga Jarak Dan Mencucui tangan, Dengan peran ulamah yang slelau bertatap langsung dengan masyarakat dan bersinerginya pemerintah. Keyakinan masyarakat akan semakin kuat hanya dengan menjaga protokol kesehatan kita bisa terhindar dari Covid-19. Khususnya dalam melaksanakan sholat tarawi masyarakat diharap bisa menjaga jarak.

Terkait harapan Pemkab Gayo Lues kepada para Ulamah untuk ikut berperan dalam mensosialisasikan bahaya dan pencegahan Covid ditengah masyarakat Gayo Lues. Tgk. Nasrul Abadi mengatakan sudah kewajiban para Mubaliq dalam menyampaikan kebenaran. Tgk Nasrul juga mengajak agar masyarakat tetap menjaga protokoler kesehatan dengan mematuhi himbauan pemerintah untuk menjaga jarak. Mencuci tangan dan memakai masker agat terhindar dari penyakit Corona.

Sementara Tgk. Kamil dari Tripe jaya berharap ada ketegasa Pemerintah terhadap masyarkat yang tidak mau menjalankan prokes. Khususnya kepada masyarakat yang beraktifitas pasar-pasar dan tempat keramaian lainya . barulah masyarjkat akan yakin apa yang di sampaikan oleh para ulamah. Disamping itu dirinya berharap agar pemrintah tersu mengupdate data penyebaran covid berapa yangs udah terkenah berapa yang sembu dan berapa uyang meninggal. Agar masyarakat lebih yakin lagi bahwa covic itu memang ada apalagi masyarakat di kampung yang tidak terjangkau jaringan informasi. (red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *