banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250

Masyarakat Tiga Desa Minta Dinas Terkait Segera Perbaiki Ruas Jalan Blangkejeren-Bengkik

  • Bagikan

GAYO LUES  | Akibat curah hujan yang terus menerus mengguyur bumi dataran tinggi Gayo Lues selama sepekan terakhir, menyebabkan sejumlah titik yang memang rawan longsoran, kembali menuai masalah dan menyebabkan kerusakan di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Gayo Lues , bahkan sebagian cukup parah nyaris putus.

Hasil investigasi tim media Minggu pagi (17/4) salah satu ruas jalan Blangkejeren – Lempuh- Blang Bengkik nyaris putus total dan menyulitkan masyarakat untuk melintasi, karena tebing yang cukup curam dengan kedalaman mencapai 10 meter dan luas longsoran mencapai 40 meter.

Menurut warga setempat Aman Putra ,45 didampingi rekannya Adan,30 kepada wartawan dilokasi longsor menuturkan, sebenarnya longsor tersebut sudah terjadi sejak dua tahun lalu, namun tidak ada rencana Dinas terkait untuk melakukan perbaikan, setiap tahunnya bertambah sedikit demi sedikit sehingga dengan kejadian tadi malam mengakibatkan longsoran yang cukup luas dan cukup dalam, jika tidak segera ditanggulangi dipastikan jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, ujarnya.

Dikatakan, sementara ruas jalan Blangkejeren – Lempuh- bengkik tersebut sangat urgen , karena setiap harinya dilintasi oleh kenderaan roda empat dan roda dua untuk mengangkut hasil bumi masyarakat, seperti jagung , padi dan lain nya, disamping itu jalan tersebut juga setiap harinya dilalui oleh para Santri karena sebuah Pesantren Tahfidz Alquran telah berdiri dilokasi tersebut sejak beberapa tahun lalu, sebut mereka.

Atas kejadian longsor ini, mewakili masyarakat petani di tiga desa kami mengharapkan agar Dinas terkait baik PUPR maupun BPBD , agar segera memperbaiki ruas jalan tersebut secepat mungkin, karena dikhawatirkan jalan tersebut semakin parah diterjang longsor , karena curah hujan masih sangat tinggi, sebut nya

Bukan hanya itu, jika semakin dibiarkan bukan saja menghambat jalur transportasi masyarakat, dan dikhawatirkan akan memakan korban, juga dipastikan dana yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah semakin besar, dan ini agar menjadi perhatian yang serius, tegasnya.(bus/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *