banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250

Mahasiswi Universitas Islam Malang Tegakkan Prokes di Gayo Lues

  • Bagikan


Gayo Lues, Infogayo | Di tengah pandemi Covid-19, masih banyaknya warga di Gayo Lues, Aceh yang abai terhadap protokol kesehatan. Hal itu terlihat di salah satu Stadion Seribu Bukit, Selasa (3/8/2021) yang saat ini sedang mengadakan kompetisi.

Melihat hal itu, salah satu mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) Asmaini yang sedang melakukan pengabdian atau kandidat sarjana mengabdi (KSM) langsung membagikan masker ke sejumlah anak muda yang sedang menonton bola di tribun Stadion Seribu Bukit, Gayo Lues.

“Saya prihatin dan peduli terhadap kesehatan masyarakat, sehingga kami dari Unisma Malang yang sedang melakukan pengabdian di berbagai daerah ini bisa mengedukasi warga yang masih abai terhadap protokol kesehatan,” ujar Asmaini.

Menurut Asmaini, mencegah akan lebih baik daripada mengobati. Karena saat ini di Gayo Lues memang kasus Covid-19 tidak sebanyak di Pulau Jawa, khususnya Kota Malang. Kalau di Malang, kata dia, masyarakat yang tidak memakasi masker akan malu sendiri saat keluar rumah. Karena tidak ada orang yang tidak pakai masker meskipun hanya di depan rumahnya.

“Kalau di Malang tidak yang tidak pakai masker, apalagi di luar rumah. Semua pakai masker, kalau tidak pakai, seperti ada yang kurang saat keluar. Perasaan kita dilihatin sama orang lain,” sambung mahasiswa Agribisnis semester 6 ini.

Mahasiswi yang dibimbing oleh dosen Thoriq Al Anshori, Lc., M.Pd ini menambahkan, berhubung Gayo Lues kasus positif Covid-19 masih belum tinggi, maka sebaiknya selalu jaga protokol kesehatan yang ketat. Jika memungkinkan, kata dia, maka dikurangi berkumpul.

“Memang masih ada orang yang tidak percaya Covid-19. Tapi saya katakan, Covid-19 itu nyata. Jika masih ada yang tidak percaya, silakan main-main ke Kota Malang untuk melihat langsung berapa orang yang meninggal setiap harinya,” ujar Asmaini.

Sesuai anjuran pemerintah, lanjut dia, protokol kesehatan yang harus dilakukan, antara lain memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan menjaga jarak. “Minimal itu dulu yang kita patuhi bersama. Semoga Gayo Lues tidak seperti yang terjadi di Kota Malang saat ini,” harapnya.(RED)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *