banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250

Kemenag Gayo Lues Buka Suara Terkait Berbagai Isu Soal Calon Jamaah Haji 2022

  • Bagikan


Gayo Lues, Infogayo | Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gayo, Drs. H. Amrun Saleh, MA melalui Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, H. Hasbullah, S.Ag buka suara terkait berbagai isu soal keberangkatan calon jamaah haji tahun 2022.

Hal disampaikannya melalui tim diskominfo Gayo Lues, diruangan kerjanya, Selasa (26/04/2022).

Pertama Terkait isu larangan keberangkatan haji untuk pendaftar umur di atas 65 tahun,
menurut keterangan H. Hasbullah keputusan tersebut dikeluarkan oleh kementerian atas dasara pada peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi, sedangkan kemenag hanya meneruskan keputusan tersebut.

Berdasarkan surat keputusan resmi yang disebarkan oleh Pemerintah Saudi menyebutkan, ada penerimaan 1 juta jamaah haji yang dibuka untuk seluruh belahan dunia di tahun 2022, dengan berbagai ketentuan lanjutan, diantaranya adalah umur calon Jemaah 65 kebawah.

Hasbullah meminta jamaah yang 65 tahun ke atas jangan berputus asa, ini hanya ketentuan untuk 2022, masih ada kemungkinan peraturan ini akan berubah kembali di tahun 2023.

“Mengenai informasi inilah yang kemudian berkembang di masyarakat seolah-olah Pemerintah dan Kemenag menghalang-halangi Jemaah haji usia renta untuk berangkat padahal ketentuan dari Pemerintah Arab Saudi, selain umur, calon peserta haji juga diwajibkan untuk vaksinasi lengkap,” Terangnya.

Mengenai isu kenaikan biaya dan jumlah kuota haji, Hasbullah mengatakan belum bisa menentukan, karena hal ini masih menunggu datangnya surat keputusan Presiden dan turunan-turunannya.

Selain itu, terkait beredarnya informasi yang beredar di sosial media beberapa waktu lalu yang diduga sebagai daftar nama keberangkatan Jemaah haji 2022, Hasbullah menolak keras keabsahan data tersebut.

Ia menegaskan pihaknya saja saat ini masih dalam proses pengkonfirmasian data Jemaah, masih dalam proses pemvalidasian data, jadi tidak mungkin nama-nama keberangkatan bisa dikeluarkan.

Ia menyebutkan data yg tersebar dimasyarakat bukan data final keberangkatan, tapi data calon jemaah yang dalam masa verifikasi.

Hasbullah menuturkan sebelum menentukan peserta yang berangkat banyak prosedur yang harus dilalui, mulai dari konfirmasi data diri, kelengkapan formulir dan data pendukung, vaksinasi dan pelunasan biaya keberangkatan.

“Sedangkan biaya keberangkatan belum ditetapkan, sebagian Jemaah bahkan masih ada yang belum melunasi bahkan ada yang menarik pelunasannya, dari mana data itu bisa dikatakan sebagai data final keberangkatan peserta,” Jelasnya

Untu saat ini, Kemenag Gayo Lues masih menunggu keputusan pusat dan pengeluaran surat, sebelum Kemenag Gayo Lues menerima surat tersebut pihak kemenag gayo lues meminta agar masyarakat untuk tidak termakan berita berita yang tidak jelas sumbernya.

Hasbullah meminta agar masyarakat sabar dan menunggu informasi yang dikeluarkan oleh kemenag gayo lues bukan dari infirmasi media tidak kredibel.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *