banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250

Delapan Tahun Halaman Rumah di Jadikan Jalan Negara Akhirnya Pemilik Memblokade

  • Bagikan


Gayo Lues, Infogayo | 8 (Delapan) Tahun halaman rumah dijadikan badan jalan negara, akhirnya sang pemilik memblokade halaman rumahnya. Alasan memblokir bila musim hujan halaman rumah becek , musim kemarau berdebu, kalau suara mobil yang mengganggu kami masih bisa tidur akan tetapi getaran mobil yang melindasi pondasi rumah sampai ke tempat tidur, yang mengakibatkan kesehatan keluarganya sangat terganggu. Selain itu dirinya tidak bisa membuka rumah bagian depan karena tak tahan debu yang masuk kerumahnya.

Pemilik yang bernama Jafar Alias Ama Uwe yang juga anggota DPRK Gayo Lues saat didatangi di rumahnya pada sabtu 25/09/22 menyebutkan sudah memberikan waktu yang begitu lama kepada penaggung jawab jalan negara Blangkejeren – Kutacane untuk memperbaiki jalan negara yang longsor tepat didepan rumahnya 8 tahun yang lalu. Tepatnya pada tahun 2013.Namun sampai saat ini belum juga diperbaiki.
Jafar mengatakan pada tahun 2013 yang lalu saat halaman rumahnya dipinjam untuk sementara di jadikan sebagai jalan negara. Pernah ditawarkan untuk diganti rugi namun sampai saat ini belum ada realialisasinya.

Di kata Jafar saat memblokade halaman rumahnya “Selama delapan tahun kami sudah ikhlas tanah kami dipinjam untuk dijadikan sebagai jalan negara untuk kepentingan umum. Jalan kami tutup karena ada berapa faktor bila musim kemarau kami makan debu. Bila musim hujan kami makan lumpur”. terang Jafar

Bila suara mobil yang mengganggu kami masih bisa tidur akan tetapi getaran mobil yang melindasi pondasi rumah sampai ke tempat tidur, hingga menggangu tidur keluarganya. yang mengakibatkan kesehatan keluarganya sangat terganggu. Selain itu dirinya tidak bisa membuka rumah bagian depan karena tak tahan debu yang masuk kerumahnya. Hingga dibilang sama pendukungnya anggota DPRK yang sombong tak pernah buka rumah. Akibat kerusakan jalan banyak masyarakat pengguna lalulintas yang terjatu di depan rumahnya.

selain faktor –faktor diatas Jafar mengatakan sudah ada surat perjanjian dengan penanggung jawab jalan yang sisinya antara lain pada akhir agusutus kerusakan jalan akan segera di perbaiki tetapi sampai saat ini belum ada reaksinya. Barulah setelah ada pemblokiran jalan penanggunng jawab jalan negara menempatkan satu beko disana. Pemblokiran dilakukan agar pihak penanggungn jawab jalan segera memperbaiki kerusakan jalan hingga jalan yang sebenarnya bisa segera di perbaiki.

Pada tanggal 10 agusutus 2021 yang lalu jafar pernah melakukan hal yang sama, memblokir halaman rumahnya yang dijadikan sebagai jalan negara, namun pihak projabal berjanji dengan surat perjanjian yang di tanda tanganinya dan penangung jawab jalan negara Blangkejeren kutacane di ketahui Bupati Gayo Lues akan memperbaiki jalan pad akhir Agustus tetapi sampai saat ini belum ada realisasinya. Oleh itu dirinya memblokir kembali halaman rumahnya.(red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *