banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250

Bupati Gelar Rakor Camat Se-Gayo Lues Secara Virtual Terkait Penanganan Covid-19

  • Bagikan


Gayo Lues, Infogayo | Menindaklanjuti instruksi Pemerintah Pusat dan Instruksi Pemerintah Daerah Terkait Penanganan Covid-19, Bupati Gayo Lues, H.Muhammad Amru Beserta Wakil dan Unsur Forkopimda serta Satgas Covid-19 Kabupaten Gayo Lues kembali adakan rapat koordinasi penanganan covid-19 di Kabupaten Gayo Lues secara virtual atau melalui zoom meeting dengan mingikutsertakan para Camat Se-Kabupaten Gayo Lues, Para Kapolsek Se-Kabupaten Gayo Lues, Para Danramil Se-Kabupaten Gayo Lues, Para Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Gayo Lues, Direktur RSU MAK Kabupaten Gayo Lues, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues, Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kabupaten Gayo Lues dan Sejumlah Kepala SKPK terkait, Selasa (4/5/2021) di ruang kerja Bupati.

Kabupaten Gayo Lues pada saat sekarang ini tercatat sebagai daerah yang paling tinggi setelah Banda Aceh korban akibat covid-19 dan Kabupaten Gayo Lues sudah dilabel sebagai wilayah zona merah dan rawan covid-19. Berdasarkan data yang didapat, jumlah pasien yang terindikasi positif virus corona (covid-19) terus bertambah bahkan sudah terhitung beberapa diantaranya dinyatakan telah meninggal dunia. Tentu hal ini menjadi boomerang bagi kita semua, oleh sebab itu Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues terus melakukan upaya-upaya yang dapat dilakukan dan ditingkatkan dalam menangani dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang tentunya tidak terlepas dari bantuan dan dukungan dari masyarakatnya sendiri, baik dalam bentuk kesadaran diri maupun dalam bentuk ketaatan terhadap instruksi yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, karena hal ini menjadi tanggung jawab kita semua.

Melihat kondisi ini, tentu kita harus menjadi orang pertama yang harus mematuhi instruksi yang dikeluarkan oleh Pusat dan Provinsi terutama bagaimana menjaga agar warga kita taat kepada protokol kesehatan paling tidak selalu menerapkan 3M (Menjaga jarak, Mencuci Tangan dan Memakai Masker), inilah salah satu yang diyakini mampu untuk mengantisipasi serangan wabah yang lebih luas. Bagi keluarga yang sudah mengetahui bahwa ada anggota keluarganya yang terindikasi atau dinyatakan covid-19 supaya dengan suka rela melaporkan kepada petugas, walaupun tidak diisolasi di RS atau Ruang Isolasi seperti BLK tetapi diharapkan bisa dilakukan isolasi mandiri yang diawasi secara ketat oleh pimpinan tingkat Kecamatan maupun Desa.

Di Kabupaten Gayo Lues, kita mulai abai karena cluster-cluster telah timbul, tenaga kesehatan sangat terbatas, infrastuktur untuk menangani covid-19 ini juga sangat terbatas, sehingga untuk mencegah meluasnya wabah ini, Bupati Gayo Lues meminta partisipasi dari para Muspika dan Para Kepala Desa untuk tetap mengingatkan Masyarakat, jangan pernah kita menganggap bahwa covid ini main-main dan tidak ada karena sudah banyak bukti serangan covid ini berbahaya bahkan varian terbaru lebih berbahaya lagi. “Ujar Bupati”.

Amru juga meminta kepada kepala Desa selaku koordinator untuk posko di Desa agar melakukan kewajibannya dengan sebenar-benarnya, apalagi di Desa ada Anggaran dari Dana Desa yang digunakan untuk penanggulangan covid-19, jadi ia berharap agar ini betul-betul dilaksanakan dengan serius.

Terkait kegiataan keagamaan ia menyampaikan bahwa kita harus mengikuti instruksi yang dikeluarkan oleh Menteri Keagamaan seperti dilakukan jarak dan diisi maksimal 50 persen dari kapasitas tempat kita beribadah ketika melaksanakan ibadah shalat tarawih.

Lebih lanjut, terkait sekolah memang sudah diliburkan sampai batas waktu yang belum ditentukan dan proses belajar mengajar dilakukan secara daring dan hari ini akan diambil keputusan bahwa karena serangan dari wabah ini sudah memasuki wilayah perkantoran, sehingga mulai besok seluruh kegiatan perkantoran dilakukan bekerja dari rumah (work from the home) yang diminta hadir hanya Eselon II dan Eselon III A, para kabid dan staff boleh dirumah tetapi apabila diperlukan oleh atasannya dalam tempo 1×60 menit sudah harus berada di kantor dalam memenuhi panggilan pimpinannya.

Sementara itu, terkait pelaksanaan ibadah sulup juga agar dihentikan untuk sementara waktu, mengingat bahayanya wabah covid-19 yang terutama serangannya kepada masyarakat yang punya imun lemah yang pertama orang yang punya penyakit bawaan dan kedua orang yang sudah lansia, supaya wabah ini tidak terlalu merajalela di Kabupaten Gayo Lues ini.

Terakhir, Kapolres Gayo Lues AKBP Charli Syahputra Bustamam, S.I.K., M.H menegaskan kepada Para Pengulu agar selalu mengingatkan masyarakat terkait wabah covid-19. Peran pengulu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya protokol kesehatan begitu besar. Apabila ada masyarakat yang terindikasi covid-19 segera lakukan isolasi mandiri. “Tegasnya”.

Peran pengulu sangat penting sebagai kepanjangan tangan dari Bupati dan Para Forkopimda.(red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *