Menu

Mode Gelap
Pencabutan Nomor Untuk Calon Kadidat Kepala Desa Penampaan Berjalan Hikmat Sebuah Mobil Terios Terjun Masuk Irigasi di Gayo Lues Akibat Tidak Melihat Plang Perbaikan Jembatan Laskar Awali Siap Mengantarkan Mulya Koto Menjadi Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Sumut 1 Medan A Pada Pemilu 2024 Danrem 011 Lepas Pejabat Kasrem Wujudkan Keakraban, Babinsa Komsos Dengan Warga Binaan

NASIONAL · 21 Mei 2023 10:51 WIB ·

Menghindari Politik Uang Jelang Pemilu 2024


					Menghindari Politik Uang Jelang Pemilu 2024 Perbesar

Jakarta – Pelanggaran yang seringkali terjadi pada saat pelaksanaan pemilu diantarnya adalah maraknya praktek politik uang. Politik uang dianggap sebagai suatu praktek yang mencederai demokrasi, bahkan pada saat ini politik uang yang sering terjadi dalam masa pemilu seakan menjadi syarat wajib untuk mendapatkan dukungan dan suara terbanyak dari masyarakat.

Saad Budiman Lubis, selaku Direktur Akademi Teknik Informatika Tunas Bangsa Jakarta mengatakan, hari ini demokrasi di Indonesia sudah baik, namun masih terdapat oknum yang melakukan tindakan tidak baik ketika Pemilu, seperti money politic, atau politik uang. Mereka membagi-bagikan uang kepada masyarakat dengan harapan akan dipilih sehingga dapat menduduki jabatan yang diinginkan.

“Saya mengajak kepada teman-teman agar menjauhkan diri dari praktek politik uang, jangan terima jika ada yang memberi uang dan jangan memilih orang yang memberi uang. Mari kita jalani Pemilu ini dengan jujur dengan harapan akan terpilih calon pemimpin yang baik, bertakwa dan mementingkan kepentingan rakyat sehingga Indonesia dikelilingi oleh kebaikan,” ujar Saad melalui keterangannya, Minggu (21/5).

Sementara Tokoh Masyarakat Lampung, Benny Uzer, juga menghimbau dan mengharapkan kepada masyarakat agar menghindari politik uang jelang Pemilu 2024.

“Politik uang hanya akan memberikan hal hal yang tidak baik untuk kita masyarakat. Politik uang samadengan memilih pemimpin dengan paksa atau memilih pemimpin yang tidak bisa bekerja dan tidak bisa kita harapkan. Mari kita kompak bersatu memegang prinsip untuk menolak politik uang,” ucap Benny.

Hal yang senada juga disampaikan oleh Ketua Umum Perhimpunan Pemuda Penegak Hukum, Guntur Setiawan, politik uang merupakan fenomena yang kerap terjadi di Indonesia mulai dari pemilihan dengan skala kecil seperti pemilihan RT, sampai dengan skala yang besar seperti DPR, dan Gubenur. Dalam praktek politik uang, para oknum ini hanya memanfaatkan perekonomian masyarakat yang kurang mampu demi menjaga kepentingan oknum tersebut.

“Untuk meminimalisir terjadinya politik uang maka perlu ada penegakan hukum dari aparat keamanan seperti Kepolisian, Hakim, Jaksa, dan Bawaslu terhadap oknum yang melakukan tindak pidana politik uang. Perlu juga dilakukan pendidikan politik kepada pemilih untuk melawan praktek politik uang dengan narasi bahwa politik uang sangat berpotensi menimbulkan tindak pidana korupsi dikemudian hari. Politik uang juga akan merusak tatanan demokrasi Indonesia,” ujar Guntur. (Red).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Wujudkan Pemilu Damai, Aman dan Kondusif

25 Mei 2023 - 09:57 WIB

PENGUATAN EKONOMI NASIONAL MELALUI PENERAPAN UU CIPTA KERJA

21 Mei 2023 - 12:08 WIB

Waspada Politik Identitas Dalam Pemilu 2024

17 Mei 2023 - 00:53 WIB

Pakar Sebut Ganjar Sulit Dikalahkan di Sulut

14 Mei 2023 - 14:23 WIB

OSO dan WARGA NU MAKIN MESRA

13 Mei 2023 - 14:34 WIB

Cabor Taekwondo Hari Pertama Sea Games, Indonesia Sumbang Medali Perak

12 Mei 2023 - 21:22 WIB

Trending di NASIONAL